Jago Lagu
Jago Lagu
  • Senin, 26 Jul 2021
  •  

Cari Tahu, Giliran BEM Udayana Juluki Presiden Jokowi "The Guardian of Oligarch", Warganet Riuh

Cari Tahu, Giliran BEM Udayana Juluki Presiden Jokowi "The Guardian of Oligarch", Warganet Riuh

Cari Tahu, Giliran BEM Udayana Juluki Presiden Jokowi "The Guardian of Oligarch", Warganet Riuh (Jatimtimes)

KabarTulungagung.my.id - Satu universitas lagi yang memberikan julukan baru kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kali ini giliran BEM Universitas Udayana, Bali memberi julukan terhadap Jokowi sebagai "The Guardian of Oligarch atau sang penjaga oligarki. 

Hal itu, diunggah akun Twitter BEM Universitas Udayana @BEM_Udaya pada Sabtu (17/7/2021) lalu. Tak ayal, unggahan itu lagi-lagi mengundang riuh warganet. 

 

Giliran BEM Udayana Juluki Presiden Jokowi "The Guardian of Oligarch", Warganet Riuh


Dalam akun Twitternya, BEM Udayana membagikan postingan foto Joko Widodo yang disunting layaknya poster film layar lebar. Tampak poster film yang diberi judul "The Guardian of Oligarch."

BEM Udayana juga menyebut menjelang ulang tahun RI ke-76, keadilan di Indonesia semakin luntur. Karena banyak kebijakan pemerintah yang tidak menghiraukan kesejahteraan rakyat.


"The Guardian of Oligarch] Hidup Rakyat Indonesia! Salam Perjuangan!," kicau BEM Udayana.

"Dalam umurnya sebentar lagi menginjak angka 76, kehadiran keadilan di muka bumi pertiwi ini semakin luntur. Ketika kebijakan yang dibuat pemerintah malah tidak menghiraukan kesejahteraan dari rakyatnya," bunyi cuitan itu. Warganet pun meresponnya dengan berbagai komentar. 

"Mantaaab BEM udayana, teruslah kritis jangan takut pada penguasa. Rakyat butuh anda anda sekalian," ujar @zera1352. 


Bahkan ada warganet yang merasa kasihan kepada Jokowi yang kerap dijadikan candaan oleh bagi lembaga-lembaga kemahasiswaan kampus. Padahal, ia menilai dahulu banyak yang memiliki ekspektasi tinggi kepada mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. 


"Kasian ya, sekarang dia[Jokowi] jadi dagelan kampus-kampus padahal dulu mahasiswa punya ekspektasi tinggi sama dia. Sayangnya, kepentingan politik tetep ga dapat bendung," kicau @andraradian.


 

ada pula warganet yang berkomentar untuk memantik gerakan mahasiswa jangan hanya berujung di media sosial saja. 

"Kalau sampai akhir tahun 2021 tidak ada gerakan nyata dari mahasiswa, berarti mereka (mahasiswa )adalah sama (dengan penguasa). Saya tunggu gerakanmu, jangan cuma berani di medsos, jangan takut dengan ancaman rektorat," tutur @WongCil74991389. 


Bahkan pengamat politik Hendri Satrio juga turut menyoroti kritikan dari BEM Udayana untuk Jokowi itu.

"Suara BEM Udayana ini punya nilai berbeda, ini Universitas dari daerah kantong suara pemilih penguasa dan partainya, sudah seharusnya evaluasi internal dan introspeksi dilakukan serius. Oh, tentang Mundur, sesuai di youtube saya, Mundur itu butuh kesadaran, gak boleh dipaksa!," kicau @satriohendri.


Sebelumnya, BEM UI telah mengritik Jokowi dengan sebutan "King of Lip Service", merujuk pada pengabaian terhadap janji-janjinya sendiri. Sementara, BEM Unnes menambahkan kritik bagi Wapres Ma'ruf Amin dengan sebutan "King of Silence", lantaran menilainya lebih banyak diam dan tak memainkan peran yang signifikan.


(JTN)

Total dibaca: 38x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Oleh: Nurul Cahyaning
No Internet No Life

Cari tahu apa saja yang ada di Internet, dan informasi paling viral hari iniTeknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
Topik Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA MENARIK

Harus Tahu Tak Jadi Ditahan, dr Lois Dipulangkan: Saya Minta Maaf, Pernyataan Saya Bikin Resah