Jago Lagu
  • Selasa, 28 Jun 2022
  •  

Hmmm, Akibat Insiden Tewasnya Wisatawan, Coreng Dunia Wisata Pantai di Tulungagung

Hmmm, Akibat Insiden Tewasnya Wisatawan, Coreng Dunia Wisata Pantai di Tulungagung

Hmmm, Akibat Insiden Tewasnya Wisatawan, Coreng Dunia Wisata Pantai di Tulungagung (Radartulungagung)

KabarTulungagung.my.id - TULUNGAGUNG – Peristiwa wisatawan tenggelem di Pantai Niyama, Desa Besole, Kecamatan Besuki, membuat prihatin warga Kota Marmer. Sebab hal tersebut dapat menurunkan minat kunjungan wisatawan.

“Tentu sangat tidak bijak jika kejadian wisatawan tenggelam ini tidak jadi bahan evaluasi dari dinas terkait,” ungkap Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bintang Nusantara (Bintara) Ali Sodiq, kemarin (4/2).

Menurut dia, jika memang pengelolaan wisata benar-benar baik, kejadian hingga merenggut nyawa wisatawan tidak perlu terjadi. Tak saja mengandalkan penjaga pantai, tapi papan peringatan harus ditebar di mana-mana.

Akibat Insiden Tewasnya Wisatawan, Coreng Dunia Wisata Pantai di Tulungagung


Apalagi, kata dia, pantai selatan memiliki karakter ombak ganas. Jadi perlu perhatian lebih.

Dia mengaku tanggung jawab penuh merupakan kewajiban dari pengelola. Sebab dengan pembukaan wisata sudah mempertimbangkan berbagai faktor. Tidak saja keuntungan, keselamatan dari pengunjung harus jadi prioritas.


Pihak dinas kebudayaan dan pariwisata (disparbud) harus tegas memberikan peringatan kepada pengelola jika abai terhadap keselamatan pengunjung. “Ini (peristiwa wisatawan tenggelam) mencoreng dunia wisata pantai,” ungkap pria bergelar doktor ini.

Di kabupaten ini, lanjut dia, wisata pantai begitu banyak. Maka patut jadi perhatian utama disbudpar, agar peristiwa serupa tidak terulang. “Kawasan pantai ini luas, jadi butuh pengawasan lebih,“tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Besole, Suratman mengaku, tidak banyak koordinasi dengan pihak pengelola Pantai Niyama. Sebab secara pengelolaan, pihak desa tak terlibat.


Wajar jika kejadian wisatawan tenggelam ini membuat terkejut. “Dulu pernah ada pertemuan dengan warga, tapi selanjutnya saya tidak mengikuti perkembangannya,” ungkapnya.


Bagaimana dengan kios di lokasi Pantai Niyama ? Dia mengaku tidak mengetahui secara persis. Sebab tidak terlibat dalam pengelolaan.


Dari pihak desa tetap menginginkan untuk penutupan sementara pantai itu, agar ada pembenahan bagaimana supaya kejadian wisatawan tenggelam tidak ada lagi. “Kami dari desa sudah paham dengan karakter pantai selatan, jadi perlu perlakuan khusus,” cetusnya.

Diberitakan sebelumnya, pengelola Pantai Niyama yaitu PT Cirata Karya Lestari (PT Cikal) menanggapi peristiwa tewasnya tiga wisatawan asal Trenggalek di tempat wisatanya. Pihak perusahaan membeberkan jika para korban datang di luar jam operasional dan wisata itu administrasinya telah lengkap.

“Dari keterangan petugas pantai, para korban datang di luar jam operasional. Yaitu pada pukul 08.30 WIB, padahal loket tiket buka pukul 09.00 WIB. Bahkan kabarnya lagi, mereka awalnya tidak masuk dari pintu utama wisata,” ujar pengelola Pantai Niyama, Denny Indra.


Lebih rinci, Denny menceritakan, jika para korban awalnya ke Pantai Sidem akan tetapi oleh petugas pantai dilarang berenang hingga akhirnya bergeser ke Pantai Niyama. Namun, mereka tidak melewati pintu utama yang melewati gerbang depan.

Setelah itu, mereka ketahuan oleh petugas pantai. Hingga akhirnya motor korban diarahkan untuk diparkirkan di luar area wisata Pantai Niyama. Namun, petugas pantai tidak tahu bila mereka tidak membayar tiket sehingga pihaknya tidak mengetahui bagaimana para korban masuk wisata tersebut.


Dia mengungkapkan jika yang menolong korban pertama dan mengabarkan saat ada peristiwa tenggelam itu penjaga pantai. Penjaga pantai di Niyama berjumlah dua orang yang memang biasanya merangkap sebagai petugas parkir. Bahkan petugas pantai telah memperingatkan kepada semua korban untuk tidak berenang, akan tetapi tidak ditanggapi dengan baik. (mg1/c1/din)


 

(RAD)

Total dibaca: 58x | Berikan Komentar!


Oleh: Nurul Cahyaning
No Internet No Life

Cari tahu apa saja yang ada di Internet, dan informasi paling viral hari iniTeknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Topik Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA MENARIK

Tidak Disangka, Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Pemkab Tulungagung Tunggu Gelontoran Stok Dari Pusat