Jago Lagu
Jago Lagu
  • Selasa, 28 Jun 2022
  •  

Tahukah Kamu? Dilarang Ikut Lomba, Kini Desainer Kondang Ernarini Indraswati jadi Juri Tingkat Nasional

Tahukah Kamu? Dilarang Ikut Lomba, Kini Desainer Kondang Ernarini Indraswati jadi Juri Tingkat Nasional

Tahukah Kamu? Dilarang Ikut Lomba, Kini Desainer Kondang Ernarini Indraswati jadi Juri Tingkat Nasional (Radartulungagung)

KabarTulungagung.my.id - Semangat, konsisten, dan bahagia. Itulah kunci sukses seorang Ernarini Indraswati dalam menekuni sebuah lembaga kursus busana.

Wanita kelahiran Mojokerto 63 tahun silam ini telah menorehkan banyak prestasi, baik itu di tingkat kabupaten, provinsi, juga tingkat nasional. Pencapaian tersebut tentu melalui proses yang tidak mudah.

Saat ditemui Koran ini, wanita yang biasa dipanggil Ernarini ini menjelaskan awal mula dia menekuni pelatihan busana saat masih berdomisili di Mojokerto. Saat itu, Ernarini memulai pelatihan busana dengan karang taruna dan kelompok PKK setempat. Kegiatan ini dilakukannya, karena memang pada saat itu Ernarini baru saja memiliki momongan sehingga mengharuskan dia untuk mengurus anak dan bingung mencari kesibukan di rumah. Berawal dari kesibukan itulah, peserta pelatihan pun bertambah banyak. “Perasaan saya pada saat itu senang dan enjoy. Karena dapat memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar, dan saya tidak memungut biaya,” tutur Ernarini.

Dilarang Ikut Lomba, Kini Desainer Kondang Ernarini Indraswati jadi Juri Tingkat Nasional


Seiring berjalannya waktu, pada tahun 1988 Ernarini memutuskan untuk pindah ke Tulungagung mengikuti sang suami. Berbekal pengalaman di Mojokerto, Ernarini pun memulai di Tulungagung dengan memberikan pelatihan kepada tetangga sekitar. Sampai pada akhirnya, pelatihan yang dilakukan Ernarini pun terdengar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, dan menyarankan kepada Ernarini untuk mengurus perizinan.

Di 1990 izin pun keluar, dan akhirnya terbentuklah Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Modes Ayu Busono. Nama Ayu Busono itu sendiri terinspirasi dari salah satu salon kecantikan yang bernama Ayu di Jogjakarta. Karena pada saat menempuh pendidikan di sana, setiap pulang dari kampus menuju asrama, Ernarini selalu melewati salon yang juga menjadi tempat pelatihan dan keterampilan itu.


Pelan tapi pasti, Ernarini pun mulai aktif di berbagai kegiatan pelatihan juga organisasi di Kabupaten Tulungagung. Di antaranya, pernah menjadi Bendahara I Dewan Pendidikan Kabupaten Tulungagung tahun 2006-2010, kemudian Bidang Pendidikan Nonformal Dewan Pendidikan Kabupaten Tulungagung periode 2011-2015. Sedangkan untuk penghargaan yang pernah diraih di antaranya, Juara I dan II Kebaya Modifikasi tingkat provinsi pada lomba Rancang Busana IPBI Kartini tahun 2000. Kemudian pernah menjadi Juara I Kategori I LPK Berprestasi tingkat provinsi yang diadakan HIPKI dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di tahun 2013. Selain itu, masih banyak lagi prestasi yang membanggakan, dan dari sekian banyak penghargaan yang diraih oleh Ernarini, ada satu yang paling berkesan, yaitu pada saat meraih Juara I Kebaya Modifikasi tingkat nasional pada lomba Rancang Busana IPBI Kartini di tahun 2000. “Pada waktu itu, saya diundang ke Istana Negara untuk penyerahan trofi,” tutur Ernarini.

Dan sekarang ini, karena namanya sudah sampai tingkat nasional, Ernarini sudah tidak lagi mengikuti lomba, karena jam terbang yang tinggi, dia lebih sering didaulat menjadi juri di setiap event busana tingkat provinsi juga nasional. Bahkan, kesibukannya sekarang pun sering ke luar kota untuk kegiatan pelatihan.

Sementara itu, salah satu tips yang menjadikannya selalu energik di usianya sekarang adalah mengatur suasana hati yang selalu bahagia. Walaupun dengan kegiatan yang super padat, setiap kali ada tugas negara dan harus ke luar kota pun dia jalani dengan penuh semangat. “Saya menjalani semuanya, mulai dari nol tidak memikirkan hasil, saya lakukan saja dulu, untuk urusan hasil itu dipikir belakangan. Tentunya dengan konsisten dan semangat yang kuat,” pungkas Ernarini. (yos/c1/rka)


 


 


(RAD)

Total dibaca: 58x | Berikan Komentar!


Oleh: Putri Cantika
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Topik Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA MENARIK

Info Terkini, Waspada, Ternyata Begini Cara Pengikut Pesugihan Mencari Tumbal Manusia