Jago Lagu
  • Sabtu, 04 Dec 2021
  •  

Update, Mahal, Petani Bawang Merah di Tulungagung Bikin Pupuk Cair Organik, Begini Caranya

Update, Mahal, Petani Bawang Merah di Tulungagung Bikin Pupuk Cair Organik, Begini Caranya

Update, Mahal, Petani Bawang Merah di Tulungagung Bikin Pupuk Cair Organik, Begini Caranya (Jatimtimes)

KabarTulungagung.my.id - Sejumlah petani bawang merah Tulungagung, berkumpul di desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung untuk belajar bersama membuat Pupuk Organik Cair (POC).

Tiga puluhan petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Bawang Merah Tulungagung ini mendatangkan salah satu admin dari CTHI (Clinik Tanaman Holtikultura Indonesia) asal Bojonegoro, Gusman.

Mahal, Petani Bawang Merah di Tulungagung Bikin Pupuk Cair Organik, Begini Caranya


Dok! DPRD Kota Malang Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah

Dari pelatihan yang dilakukan, para petani bawang merah ini diajak belajar membuat POC dengan bahan, EM4 Tani sebanyak 1 liter, Molases (Tetes tebu) 2 liter atau dapat diganti 1 kilogram untuk yang kental.


Kemudian, air kelapa hijau 3 liter, Leri atau air cucian beras pertama 3 liter, Yaqult 7 botol, Fermentasi Extra Kelor 5 liter, pisang ambon 7 buah, pepaya 3 buah dan batang pisang 5 kilogram.

Campuran lain di antaranya, kepala udang, chitosan, arang cangkang telur dan tepung tulang 250 gram. "Alat yang digunakan drum kapasitas 200 liter," kata Sanuri Tama, salah satu tokoh petani, Selasa (22/11/2021).

Cara pembuatannya, untuk batang pisang, pepaya, pisang di cincang lalu di masukan kedalam Drum di ikuti bahan lain. Sedangkan untuk EM4 dan molases di campur dulu dan diamkan dulu 5 menit sebelum di masukkan. "Masuknya belakangan, sesudah semua bahan diaduk dalam drum," ujarnya.


Setelah semua bahan masuk, dilanjutkan di aduk sampai semua campuran rata. "Setelah itu tutup drum, sebelum penutupan di anjurkan untuk membuat lubang dan di pasang selang," ungkapnya.



Melesatnya Teknologi, Bupati Gresik Ajak HKTI Tuntaskan Problem Pertanian

Untuk ujung selang di masukan ke dalam botol yang di isi air. "Tujuannya adalah menghentikan udara dari luar agar bakteri jahat masuk dan uap dari proses fermentasi tersebut dapat keluar," jelasnya.

Untuk Proses fermentasi sendiri menurut Sanuri membutuhkan waktu dua Minggu. "Setelah Fermentasi POC sudah jadi, akan kita bagikan kepada semua teman-teman petani yang hadir dalam acara ini," paparnya.


Pupuk organik cair ini terbukti dapat menghemat biaya dan kerja pupuk sangat baik buat tanaman apapun.

(JTN)

Total dibaca: 19x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Oleh: Redo Prakoso
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
Topik Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA MENARIK

Duh! Rocky Gerung: Jika Habib Rizieq Dihukum Tandanya Bangsa ini Ingin Konfrontasi Terus!