Jago Lagu
Jago Lagu
  • Sabtu, 27 Feb 2021
  •  

Cari Tahu, Kasus Covid19 Tulungagung Melonjak, Tambah Durasi Jam Malam

Cari Tahu, Kasus Covid19 Tulungagung Melonjak, Tambah Durasi Jam Malam

Cari Tahu, Kasus Covid19 Tulungagung Melonjak, Tambah Durasi Jam Malam (Jatimtimes)

Melonjaknya jumlah kasus Covid-19 di Tulungagung membuat Pemkab Tulungagung mengambil langkah baru. Salah satunya dengan rencana menambah durasi jam malam. Jam malam yang kini dibuat pada pukul 23.00 hingga pukul 04.00, akan dikembalikan sesuai awalnya, mulai pukul 22.00 hingga 04.00. Rencana ini disampaikan dalam rapat koordinasi percepatan Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda dan Forkopincam seluruh Tulungagung. “(Jam malam) dikembalikan semula, jam 22.00 sampai jam 04.00,” terang Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Minggu (29/11/20) sore.

APBD 2021 Banyuwangi Disahkan, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp 2,816 T


Selain itu pihaknya meminta seluruh petugas untuk lebih gencar mensosialisasikan protokol kesehatan pada masyarakat. Lantaran kondisi yang kian memerah di sejumlah kecamatan, pihaknya juga melarang izin keramaian. Pasalnya, penularan Covid19 dapat ditularkan melalui kerumunan massa. “Ijin keramaian saya tolak, yang berpotensi mengundang massa tidak boleh, operasi yustisi dan jam malam kota teruskan,” jelas Maryoto. Untuk hajatan, tetap diperbolehkan kecuali di beberapa desa yang tingkat Penularannya tinggi. Meski hajatan diperbolehkan, akan tetapi tetap dilakukan pembatasan, sesuai jumlah tamu tak boleh lebih dari 50 orang per sesi. Sebagai contoh, jika tamu undangan sebanyak 200 orang, maka dibuat 4 sesi, dengan tamu undangan 50 orang tiap sesi. Disinggung apakah peningkatan ini berkaitan dengan hajatan yang marak saat ini, lantaran adanya kepercayaan masyarakat yang percaya dengan hitungan hari baik, Maryoto belum dapat memastikan. “Banyak faktor, oleh karena untuk memproteksi dengan cara itu (protokol kesehatan),” jelasnya. Sedang untuk pengusaha, terutama warung kopi, diminta untuk menerapkan jaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan dan mewajibkan pembeli untuk memakai masker.


Peringati HUT ke-1260 Kabupaten Malang, Pjs Bupati Ajak Seluruh Elemen untuk Maju Bersama

Sementara itu Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto menuturkan akan mendukung keputusan Pemkab untuk memutus penularan Covid-19. Salah satunya dengan menambah atau mengoptimalkan kampung tangguh yang telah dibentuk. “Akan kita optimalkan menambah kampung tangguh, syukur dapat 100 persen,” tukasnya. Sebelumnya, selama seminggu terakhir jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Tulungagung mengalami peningkatan secara signifikan. Selama seminggu, total ada 133 tambahan pasien baru. Peningkatan tertinggi terjadi pada Sabtu (28/11/20) kemarin, dengan 62 pasien baru. Dari 19 Kecamatan di Tulungagung, 14 menjadi zona merah penyebaran covid-19, 1 zona kuning dan 4 zona merah. Kondisi yang terjadi saat ini merupakan gelombang kedua penularan Covid-19 di Tulungagung. Bahkan RSUD dr. Iskak tak mampu lagi menampung pasien Covid19 sejak Jum’at (27/11/20) malam. Begitu juga dengan tempat karantina pasien Covid-19 di rusunawa yang tak lagi mampu menampung.


(JTN)


Total dibaca: 264x | Berikan Komentar!


Redo Prakoso
Penulis : Redo Prakoso
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Ayuk Kamila
30 Nov 2020, 06:05 WIB

ikutan trending ya hehe

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
Topik Populer


Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA MENARIK

Parah! Inilah Daftar Lengkap Lokasi 16 Toko Modern di Tulungagung yang akan Ditutup