Jago Lagu
Jago Lagu
  • Selasa, 28 Jun 2022
  •  

Bagaimana Bisa? Harus Tunjukkan KTP, Warga Kota Blitar Serbu Minyak Goreng Curah

Bagaimana Bisa? Harus Tunjukkan KTP, Warga Kota Blitar Serbu Minyak Goreng Curah

Bagaimana Bisa? Harus Tunjukkan KTP, Warga Kota Blitar Serbu Minyak Goreng Curah (Radartulungagung)

KabarTulungagung.my.id - KOTA BLITAR – Sejumlah toko di Kota Blitar mulai menerima suplai minyak goreng curah sejak Sabtu (5/3) kemarin. Suplai itu sudah diterima dengan harga eceran tertinggi (HET) yaitu, Rp 11.500 per liternya. Beberapa warga terlihat menyerbu kedatangan minyak goreng curah tersebut.

Salah seorang owner toko di Jalan Merdeka Kota Blitar, Untung mengatakan, minyak goreng curah sudah tersedia kembali setelah terjadi kekosongan seminggu terakhir. Itu setelah, adanya kiriman minyak goreng curah dari pabrik. Sementara, suplai minyak goreng curah yang diterima yaitu sekitar 30 drum.

“Mulai pagi tadi (kemarin, Red) sudah dapat kiriman minyak goreng curah. Dapat jatah sekitar 30 drum. Satu drum itu isinya 180 kilogram (kg) minyak goreng curah,” ujarnya.

Harus Tunjukkan KTP, Warga Kota Blitar Serbu Minyak Goreng Curah


Dia menegaskan, stok minyak goreng curah yang diterima merupakan minyak goreng curah dengan harga subsidi. Yaitu Rp 11.500 per liternya. Namun, dia menjual minyak goreng curah itu dengan harga Rp 12.500 per kg nya.

Menurut dia, satu kg minyak goreng curah setara dengan 1,1 liter minyak goreng curah. Apabila disetarakan dengan satuan liter, maka harga minyak goreng curah di toko miliknya sama dengan harga jual subsidi Rp 11.250 per liter. Sehingga, harga jual itu masih dibawah HET minyak goreng curah yang ditetapkan pemerintah saat ini.


“Karena saya jual per kg, maka harganya Rp 12.500 per kg. Tapi kalau dijual per liter harganya ya sama saja, jadi Rp 11.250 per liter,” terangnya.

Namun pihak penjual memilih untuk membatasi pembelian minyak goreng curah. Sebab, tidak sedikit warga yang langsung menyerbu toko saat minyak goreng curah itu datang. Pembeli pun juga diharuskan untuk menunjukkan KTP saat membeli minyak goreng curah dengan harga murah itu.

“Pembelian dibatasi, karena tidak tahu kapan barangnya akan datang lagi. Kalau beli untuk dijual lagi kami batasi hanya 50 kg. Untuk usaha penggorengan bervariasi, ada yang 30 kg dan ada yang 40 kg,” akunya. (fim/ady)


(RAD)

Total dibaca: 38x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Oleh: Bambang Pamungkas
Tech Enthusiast

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Topik Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA MENARIK

Cari Tahu, Bukan Vandalisme, Semangat Anak Muda Dekatkan Seni Graffiti di Blitar Raya