Jago Lagu
Jago Lagu
  • Sabtu, 25 Sep 2021
  •  

Waduh! Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Koi Tulungagung Pernah Tembus Pasar Ekspor dan Diakui Dunia

Waduh! Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Koi Tulungagung Pernah Tembus Pasar Ekspor dan Diakui Dunia

Waduh! Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Koi Tulungagung Pernah Tembus Pasar Ekspor dan Diakui Dunia (Jatimtimes)

KabarTulungagung.my.id - Ini hal luar biasa  yang dimiliki Kabupaten Tulungagung. Kota kecil di wilayah selatan Provinsi Jawa Timur ini ternyata tercatat sebagai penghasil ikan koi nomor 4 di dunia. Bahkan, koi  Tulungagung pernah menembus pasar ekspor.

Salah satu pembudidaya ikan koi di Tulungagung adalah Darwanto (41). Dia mengatakan, di kancah koi nasional, Tulungagung termasuk daerah penghasil ikan koi yang sangat diperhitungkan. Penghasil koi poros timur terdiri dari Blitar, Tulungagung, dan Kediri.

Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Koi Tulungagung Pernah Tembus Pasar Ekspor dan Diakui Dunia


Sambel Pecel Mbak Ti Kota Kediri Laris di Pasar Domestik dan Mancanegara

Menurut Darwanto, image yang terbangun di masyarakat untuk ikan koi, Blitar masih paling terkenal karena merupakan daerah pembudidaya ikan Koi pertama. Padahal ikan koi yang beredar di pasaran itu banyak yang dari Tulungagung.


"Saat ini, penghasil koi nomor satu adalah Jepang. Lalu Israel, Blitar, dan Tulungagung," kata Darwanto di sela-sela persiapan Festival Koi di aula Dinas Kelautan dan Perikanan Tulungagung, Jumat (28/05/2021).

Diungkapkan, beberapa tahun terakhir Tulungagung merupakan daerah yang paling disoroti sebagai penghasil koi terbanyak. Dan itu dibuktikan dengan para pedagang dan penghobi ikan koi dari Blitar dan Kediri mencari barang di Tulungagung.

Pria yang menjadi panitia Festival Koi Show 2021 ini mengaku pernah menembus pasar ekspor pada tahun 1998 dan 1999. Untuk saat ini,  keran eksport sangat sulit ditembus dikarenakan belum adanya campur tangan pemerintah pada wilayah itu.


"Sementara kami belum menerima perhatian khusus dari pemerintah. Kami masih kelompok independen. Kami sudah mencoba menarik simpati pemerintah melalui dinas dengan mengadakan acara festival ini," ungkapnya.



Pemerintah Kota Kediri Terima Opini WTP Tujuh Kali Berturut-turut dari BPK

Meski belum menerima perhatian serius dari pemerintah, Darwanto tetap bangga dengan prestasi pembudidaya koi Tulungagung yang sudah mencatatkan namanya di dunia,. Sehingga taraf hidup atau kesejahteraan para pembudidaya koi di Tulungagung dapat lebih meningkat.

"Kami berharap adanya kerja sama dari pemerintah khususnya dinas terkait untuk dapat membaur dan mengerti apa yang dibutuhkan para petani koi," tutupnya.


Untuk diketahui, Festival Koi Show 2021 di Kabupaten Tulungagung merupakan event koi nasional yang dihadiri oleh pembudidaya dan penghobi koi se-Indonesia. Acara tersebut dilaksanakan 29-30 Mei 2021 di aula Dinas Kelautan dan Perikanan Tulungagung.

(JTN)

Total dibaca: 953x | Berikan Komentar!


Oleh: Bram Dika Admaja
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
Topik Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA MENARIK

Terbaru, Siapkan Generasi Emas, Pemdes Batokan Tulungagung Prioritaskan Pencegahan Stunting